Bahagia Sesaat Jilid #3
Mentari yang bersinar terhalangi oleh kabut,,,
menjadikan hari yang cerah menjadi gelap,
bahagia yang terasa mulai beranjak pergi,
terbawa oleh ego yang berasal dari dalam relung hati,
pasrah, , , !
Hanya bisa terdiam menyaksikan kebahagian yang pudar,
hanya bisa termenung melihat kesedihan yang kembali datang,
menyambut dengan tersenyum, , ,
menerima dengan ikhlas segalanya,
dan harus bisa menerima kesedihan sebagai teman dalam menjalani hari,
menerima dengan ikhlas kesedihan hadir dalam hidup,
yang terasapun kini hanya percuma,
karna kebahagiaan yang terasa hanya untuk sementara,
bahagia untuk sesaat, ,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar